Senin, 21 Desember 2015

Struktur dan Interkoneksi Bus

BUS SISTEM
Definisi:
BUS adalah sarana pengangkut / saluran yang terdapat didalam suatu microprocessor (CPU) yang menghubungkan antara Microprocessor tersebut dengan dunia luar.
Melalui sarana BUS inilah microprocessor tersebut mampu menerima data atau mengirimkan data hasil pengolahannya  keluar sistem microprocessor dan mampu untuk menghubungi peralatan pendukungnya
Pada setiap microprocessor ( CPU ) selalu terdapat 3 sistem BUS dasar yaitu :
  1. Data BUS   (bi-directional)
  2. Address BUS   (uni-directional)

  3. Control BUS   (uni-directional)

Sistem BUS Dasar pada Microprocessor
1. Data Bus : Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputerKarena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menerima data melalui data bus ini.  Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.
2. Address Bus : Digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data.  Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca.  Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.
3. Control Bus : Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address Bus.  Terdiri atas 4 sampai 10 jalur paralel

Siklus Instruksi Tidak Langsung
Catatan: ‘Indirect’ mengijinkan untuk fetching data dengan tidak menangani langsung
R0 atau R1 digunakan untuk menunjukkan Destination Address
MOV A,#30h   ; Copy immediate data 30h to Akumulator
MOV R0,#7Fh   ; Copy immediate data 7Fh ke register R0
MOV @R0,A   ; Copy the data in A to the address in R0
R0 atau R1 digunakan untuk menunjukkan Source Address
MOV R0,#7Fh   ; Copy immediate data 7Fh ke register R0
MOV @R0,#30h  : Copy immediate data 30 to address  in R0
MOV A,@R0   ; Copy the content of the address in R0 to A
1.  Program Counter (PC)
§Berisi alamat instruksi yang akan diambil
2. Instruction Register (IR)
§Berisi alamat instruksi terakhir
3. Memory Address Register (MAR)
§Berisi alamat penyimpanan dalam memori
4. Memory Buffer Register (MBR)
§Berisi data yang dibaca dari memori atau yang dituliskan ke memori
§Fetch
§PC berisi alamat instruksi selanjutnya.
§Address bergerak ke MAR
§Address ditempatkan di alamat bus.
§Control unit meminta memory untuk membaca
§Hasilnya ditempatkan di data bus, dicopy ke MBR, kemudian ke IR
§PC ditambahkan 1 (atau lebih)
Data BUS :
1. Sebagai sarana pengangkut data antara CPU dan komponen  
    pendukungnya.
2. Jumlah Data Bus menyatakan lebar jejak data pada CPU atau jumlah data
    bit instruksi yang mampu diambil persatuan waktu.
3. Data Bus biasanya digunakan sebagai taksonomi dari microprocessor yang
    bersangkutan.
Address BUS :
1.Sebagai sarana pembawa alamat dari microprocessor ke komponen
     pendukungnya.
2. Setiap komponen pendukung didalam sistem komputer harus mempunyai alamat yang UNIQUE.
3. Jumlah dari Address Bus menyatakan jumlah komponen pendukung yang mampu dialamati oleh microprocessor yang bersangkutan.
Control BUS :
Sebagai sarana pembawa signal kontrol antara microprocessor dan peralatan pendukung didalam kesinambungan komunikasi antara bagian pada sistem komputer tersebut.
Control Signal digunakan pada sistem komputer :
Memory Write ( ® )
Memory Read (¬ )
I/O Write ( ®)
I/O Read (¬)
Transfer ACK ( ® )
Bus Request ( ¬ )
Bus Grant ( ® )
Interrupt Request ( ¬ )
Interrupt ACK ( ® )
Reset ( ¬ )
Clock
Sebuah komputer terdiri dari sekumpulan komponen komponen dasar seperti : CPU, memori dan I/O,  yang saling berinteraksi satu dengan yang lainnya.
Kumpulan lintasan yang saling menghubungkan berbagai modul tersebut dikenal dengan nama struktur interkoneksi
Ada 3 Jenis  jenis transfer data seperti berikut ini :
  1. CPU « Memori
  2. CPU « I/O
  3. I/O « Memori (DMA operation)
Selain itu ada 3 jenis Interkoneksi dalam komputer
  1. CPU Interconnection
  2. Memory Interconnection
  3. I/O Interconnection
Arsitektur Bus Sistem dalam sebuah komputer

Kelemahan Bus Sistem
Apabila banyak terdapat perangkat I /O atau sistem memory yang dihubungkan ke BUS Data maka akan dapat menurunkan kinerja dari sistem keseluruhan, hal ini dikarenakan :
¨Timbulnya propagation  delay
¨Timbulnya permasalahan kemacetan (Bottleneck)
Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibuatlah beberapa arsitektur Bus dasar dengan tujuan untuk meningkatkan effisiensi sistem.
Ada 2 Jenis Teknologi Bus Sistem 
  1. Traditional Bus   : ISA-BUS
  2. High Speed Bus  : PCI-BUS
Traditional Bus (ISA-BUS)
Sifat2:
1.Peripheral High-Speed (network, SCSI, Video, Graphic) dengan
   Peripheral  Low- Speed dikoneksikan pada expansion bus yang sama ,
   sehingga kinerja bus tidak optimal.
2. Beban Bus sistem sangat berat, shg kinerjanya lambat
3. Traditional Bus ini merupakan sistem bus tunggal (Single Bus system)
    Yang populer diterapkan pada jenis IBM-PC : 8088  , era tahun 80’an
Diagram Traditional Bus
High Speed Bus
Sifat-Sifat
1.High Speed Bus , yaitu bus berkecepatan tinggi untuk koneksi peripheral berkecepatan tinggi : Video, Graphic , Network, SCSI
2.Expansion Bus , yaitu bus berkecepatan rendah untuk koneksi peripheral berkecepatan rendah , seperti: Modem, Fax , Serial
3.Beban Sistem Bus menjadi lebih ringan sehingga kinerjanya menjadi lebih cepat.
4.High Speed bus merupakan jenis bus ganda (multi bus)
5.Contoh : PCI - BUS
BUS - PCI
Peripheral Component Interconnection
Dikeluarkan oleh Intel sebagai public domain
32 atau 64 bit
50 Jalur
Jalur Bus PCI (Optional)
Interrupt lines
  * Not shared
Cache support
64-bit Bus Extension
  * Additional 32 lines
  * Time multiplexed
  * 2 lines to enable devices to agree to use 64-bit transfer
JTAG/Boundary Scan
  * For testing procedures


Diagram High Speed  Bus
Elemen – elemen pada sistem perancangan Bus :
1. Jenis Bus
  Decicated
  Sifat: - Data Bus dan Address Bus memiliki Jalur terpisah
           - Rancangan lebih mahal
          - Kecepatan transfer data lebih tinggi
  Multiplexed
  Sifat: - Jalur Data dan Address dijadikan satu 
           - Rancangan Lebih Murah
                       - Kecepatan transfer data lebih lambat
2. Metoda arbitrasi
  Tersentralisasi
  Terdistribusi
3. Timing
  Synchronous
  Asynchronous
4. Lebar Bus
  Address
  Data
5. Type data transfer
  Write
  Read
  Read modify write
  Read after write
  Block





Tidak ada komentar:

Posting Komentar